Menyiasati Beratnya Tagihan Listrik Unit Apartemen

Banyak keluhan penghuni gedung atas tagihan biaya listrik yang dibebankan terutama untuk unit apartemen. Penyebabnya antara lain ; adanya selisih tarif listrik antara kategori R dan B (bila tagihan listrik induk masih atas nama Developer masuk kategori Bisnis), besarnya daya listrik terpasang di unit (mempengaruhi tagihan minimum 40 jam nyala atau biaya beban seperti yang masih diberlakukan di beberapa tempat), atau tambahan biaya lain-lain. Apabila masih sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka hal ini tidak dapat dielakkan.

Dengan demikian perlu dipertimbangkan beberapa cara untuk mengurangi pengeluaran biaya atas pemakaian listrik tersebut, diantaranya ;

  1. Daya listrik terpasang ; pastikan kebutuhan listrik tertinggi (biasanya seputaran jam 18.00 sd 21.00) sedikit dibawah daya terpasang. Minta turunkan daya terpasang bila perbedaannya memang besar. Tetapi harus dipertimbangkan juga bahwa untuk minta naik daya kembali akan dibebankan biaya yang cukup tinggi.
  2. Diupayakan unit dalam keadaan selalu berpenghuni, sehingga tidak terkena minimum charge sementara tidak ada pemakaian.
  3. Lampu dalam ruangan, diantaranya ; matikan lampu bila tidak dipergunakan, buka gorden saat ada cahaya matahari, upayakan banyak memanfaatkan penerangan alami, pengaturan perabot yang tidak menghalangi penyebaran cahaya, bersihkan lampu yang berdebu, cat dinding ruangan dengan warna-warna muda, penggunaan lampu hemat energi (LED), perbanyak saklar untuk lampu-lampu (grouping), gunakan saklar otomatis (berdasarkan pergerakan orang atau cahaya).
  4. Lampu luar ruangan, diantaranya ; aktifkan lampu balkon hanya dengan sensor cahaya matahari, atau pasang lampu LED yang mendapatkan energinya dari cahaya matahari (photocell). lampu ini sangat praktis dan makin murah, bisa juga digunakan untuk dalam ruangan dengan menjemurnya lebih dahulu disiang hari.
  5. Pendingin Ruangan (AC) ; dinyalakan 15 menit sebelum aktifitas dan matikan 15 menit sebelum selesai aktifitas, servis AC secara rutin, pastikan pintu dan jendela tertutup rapat saat AC hidup, atur suhu sesuai kebutuhan (misalnya siang 19 derajat malam 24 derajat), pasang kaca film untuk semua kaca yang berhubungan dengan udara luar.
  6. Audio / TV ; hanya dihidupkan bila memang benar-benar akan didengar / ditonton saja, tambahkan stop kontak yang ada timmer nya.
  7. Pendingin / pengawet makanan ; pintu kulkas harus dipastikan tertutup rapat seal nya, tidak memasukkan makanan / minuman yang masih panas, atur suhunya sesuai kebutuhan / volume.
  8. Pemanas air mandi / dispenser air minum; sebaiknya hindari mode “stand-by” dengan pemakaian saklar, tidak selalu mandi dengan air panas cukup yang hangat saja.
  9. Energi alternatif ; instalasi listrik panel surya, atau listrik tenaga angin bila unit terletak dilantai-lantai atas gedung. Dengan catatan pemasangannya harus aman, tidak membahayakan dan masih dalam batas area dalam balkon unit. Namun saat ini baru efektif digunakan sebagai emergency sewaktu tidak ada aliran listrik PLN dan genset.

Masih banyak cara lain yang memungkinkan, namun tips diatas minimal dapat mengontrol pembayaran tagihan listrik dari Pengelola.

Leave a Comment